04/08/2026
Tahukah Anda?
Banyak orang memilih herbisida hanya berdasarkan merek dagang, padahal yang paling menentukan efektivitasnya adalah bahan aktif dan cara kerjanya.
Dalam carousel ini, kita membahas
3 bahan aktif herbisida non-selektif yang paling umum digunakan di lapangan:
Glifosat β Herbisida sistemik, bekerja dari daun hingga ke akar sehingga pengendalian gulma lebih menyeluruh.
Glufosinat Amonium β Herbisida kontak, bekerja cepat pada bagian tanaman yang terkena semprotan.
Parakuat β Herbisida kontak dengan efek knockdown sangat cepat, namun tidak ditranslokasikan ke akar sehingga gulma tertentu dapat tumbuh kembali.
Memahami perbedaan cara kerja herbisida akan membantu Anda memilih produk yang tepat sesuai kondisi gulma di lapangan. Penggunaan yang tepat juga dapat meningkatkan efektivitas pengendalian dan mengurangi penyemprotan yang tidak perlu.
Sekarang giliran Anda!
Bahan aktif herbisida apa yang paling sering Anda gunakan di lahan?
Tulis jawabannya di kolom komentar beserta alasannya. π
Jangan lupa:
Simpan postingan ini sebagai referensi.
Bagikan ke rekan petani atau penyuluh pertanian.
Follow untuk mendapatkan informasi pertanian yang praktis, ilmiah, dan mudah dipahami.