06/02/2023
•INFEKSI
Penyebab bulu kucing rontok yang sering terjadi adalah parasit, seperti kutu dan tungau. Saat terinfeksi parasit, kucing akan merasa gatal dan sering menggaruk kulitnya. Hal ini bisa membuat kulit kucing terluka dan mengalami bulu rontok.
Jika sudah parah, infeksi ini terkadang bisa membuat kucing tampak sakit atau lemas. Selain infeksi parasit, infeksi jamur atau bakteri juga bisa membuat bulu kucing rontok.
•ALERGI
Sama halnya dengan manusia, kucing juga bisa memiliki alergi terhadap makanan tertentu, gigitan serangga, obat-obatan, atau bahkan debu. Alergi pada kucing biasanya ditandai dengan kulit yang gatal, bulu rontok, serta diare dan muntah.
•STRES DAN CEMAS
Saat mengalami stres dan cemas, kucing akan sering menjilat dan menggaruk kulitnya. Hal ini bisa membuat bulu kucing menjadi rontok. Jika tidak ditangani dengan baik, lama kelamaan kucing bisa mengalami kebotakan.
•KEKURANGAN NUTRISI
Apakah bulu kucingmu sering rontok, rapuh, dan tampak kusam? Ini bisa menjadi tanda bahwa ia kekurangan nutrisi, seperti protein, omega-3, vitamin, dan mineral, termasuk zinc dan tembaga. Agar memiliki tubuh yang sehat serta bulu yang tebal dan berkilau, kucing membutuhkan asupan nutrisi yang cukup.
Kucing yang kekurangan nutrisi juga umumnya tampak kurus, lemas, dan kurang mau bermain atau berinteraksi dengan kucing lain dan orang di sekitarnya.