AyoQurban

AyoQurban Peternak Hewan Peliharaan

Assalamualaikum. . .Kami Segenap Keluarga Besar Rumah Amal Salman mengucapkan *Selamat Hari Raya Idul Adha 1438 H*"Dan b...
01/09/2017

Assalamualaikum. . .

Kami Segenap Keluarga Besar Rumah Amal Salman mengucapkan *Selamat Hari Raya Idul Adha 1438 H*

"Dan bagi setiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban) agar mereka menyebut nama Allah atas rezeki yang dikaruniakan Allah kepada mereka berupa hewan ternak. Maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah)"
(QS. Al-Hajj 22: Ayat 34)

Salah satu ketundukkan muslim kepada ilahi terletak pada pelaksanaan qurbannya. Berbahagialah orang-orang yang diberikan kelapangan rezeki untuk dapat berqurban pada tahun ini.



[RICKY ELSON: MELANGIT CIPTAKAN INOVASI, MEMBUMI MEMBIMBING WARGA DESA]Selama ini, publik mengenal sosok Ricky Elson seb...
30/08/2017

[RICKY ELSON: MELANGIT CIPTAKAN INOVASI, MEMBUMI MEMBIMBING WARGA DESA]

Selama ini, publik mengenal sosok Ricky Elson sebagai inovator mobil listrik. Sudah sekian lama putra asal Minang tersebut menuntut ilmu dan bekerja sebagai engineer di Jepang.

Namun panggilan jiwa menyapanya untuk berlabuh pada sebuah daerah di Indonesia. Selepas berkelana, sebuah desa pesisir di Tasikmalaya bernama Ciheras menjadi tempat ia singgah hingga kini.

Mendengar nama Ciheras, segelintir akademisi, inovator, hingga pemimpi akan familiar dengan lembaga energi terbarukan yang Ricky dirikan di sana. Lentera Bumi Nusantara (LBN) namanya. LBN fokus pada tenaga mikro turbin.

Namun, Ricky tak hanya bereksperimen teknologi energi terbarukan di Cipatujah (kecamatan yang menaungi Ciheras). Warga sekitar tak lupa ia tuaikan kebermanfatan. Domba-domba milik masyarakat Ricky beli-- untuk kemudian ia ternakkan.

Dahulu, masyarakat Cipatujah biasa menjual domba dengan harga sekenanya. Timbangan domba dan harga ditentukan semau peternak.

Karakter warga Ciheras memang sangat beragam. Ada yang memiliki modal tetapi tidak bisa mengelola hewan ternak, begitu pun sebaliknya. Alhasil dalam berternak mereka ogah-ogahan alias tidak serius. Padahal potensi warga di di sana cukup besar.

Sebagai orang terpelajar, tentu akal sehat kita terusik mengetahui itu. Namun Ricky memilih sabar. Ia tetap membeli domba-domba dengan harga yang diinginkan masyarakat Cipatujah.

Perlahan, masyarakat mulai percaya bekerjasama dengan Ricky. Peternak-peternak domba Cipatujah berhamburan padanya. Ricky hampir tak pernah menolak peternak domba tersebut kendati harga masih serampangan.

Selama enam tahun hidup di tatar sunda, Ricky cukup berhasil menjadi dekat dengan warga Ciheras. Meski tantangan-tantangan di depan semakin menantang. Ricky teramat yakin masih banyak potensi warga Ciheras yang bisa dikembangkan.

Salah satu peternak domba yang setia bertransaksi dengan Ricky adalah Ibu Ayok. Perempuan yang berprofesi sebagai paraji (dukun beranak) ini memiliki semangat berbagi yang tak kalah hebatnya dengan Ricky. Tarif jasa bantu bersalin pun tak pernah ia tentukan. Biarlah semampu keluarga sang ibu saja, katanya.

Lantaran memiliki semangat yang serupa-- maka Ricky meminta tolong pada Bu Ayok. Ricky meminta Bu Ayok untuk mengurusi domba-domba miliknya. Bu Ayok menyanggupi. Kemudian, perlahan Ricky mengajarkan padanya untuk menimbang tiap-tiap dombanya. Mereka pun bersepakat. Per satu kilogram domba-- dihargai Rp 60.000

Mulailah domba ditransaksikan secara fair trade di Cipatujah. "Ibu mau bantu Pak Ricky," ucap Bu Ayok. "Soalnya Pak Ricky mau bantuin masyarakat di sini."

Merujuk pada jejak Ricky dalam memberdayakan peternak domba, Rumah Amal Salman (RAS) tergugah untuk ikut membantu. Cipatujah termasuk daerah yang cukup terasingkan dari kegiatan penyembelihan hewan qurban. Riki Ramdani, selaku Manajer Program Pemberdayaan RAS mengatakan akan menyalurkan domba-domba tersebut pada wilayah terpencil di Cipatujah.

Ini disambut positif oleh Ricky sebab mengadakan kegiatan Idul Adha di Cipatujah akan membangun inspirasi warga untuk mau berqurban. Nantinya tidak hanya mandiri dari sektor ekonomi melainkan juga aqidah yang terarah.

“Adanya idul adha di Ciheras akan memacu semangat warga untuk berternak, menjadikan ekonomi Ciheras menuju berkembang. Sehingga saya akan lebih berani melepas warga nantinya untuk bersaing di pasar” kata Ricky bersemangat.

--------------------------------------------------
Inilah secercah mentari inspirasi yang dibagi Ricky pada kita. Walau tertempa wawasan melimpah dari negeri seberang-- Ricky tak memadamkan panggilan jiwanya untuk membantu sesama. Ia pun tak mematikan gairahnya untuk mengembangkan teknologi sarat manfaat.

Mari Qurban di Rumah Amal Salman, Qurban "Berdayakan Petani Kopi di Pelosok Negeri"

Informasi lebih lanjut
CP: 081224756073 (Marketing Rumah Amal Salman)


[IDUL ADHA DAPAT HADIAH! GIMANA CARANYA?]Ingin perayaan Idul Adha di masjid Anda lebih semarak??Mari serentak kita laksa...
29/08/2017

[IDUL ADHA DAPAT HADIAH! GIMANA CARANYA?]

Ingin perayaan Idul Adha di masjid Anda lebih semarak??

Mari serentak kita laksanakan
Bandung Adha Fest 1438 H (BAF) untuk memakmurkan masjid.

Abadikan momen BAF yang berisi beragam acara menarik, mulai dari Shalat Id, penyembelihan hewan qurban, kajian, lomba, masak sate bareng, festival kuliner maupun acara lainnya.

Kirimkan 3 foto terbaik acara BAF masjid Anda ke 0812-2475-6073 (Bayu/Rumah Amal Salman), share di akun Facebook/IG peserta dengan hashtag wajib follow dan tag FB/IG Rumah Amal Salman.

Foto BAF yang paling menarik akan mendapat hadiah PROJECTOR dan SCREEN!

Batas pengiriman foto sampai hari Senin, 4 September 2017


Assalamu'alaikum..Yakinlah dalam setiap perintah Allah adalah kebaikan bagi hamba- Nya. Termasuk menyegerakan berqurban ...
29/08/2017

Assalamu'alaikum..

Yakinlah dalam setiap perintah Allah adalah kebaikan bagi hamba- Nya.

Termasuk menyegerakan berqurban jika sudah mampu baik dari segi finansial maupun kesiapan hati. :)



[TREND COFFEE SHOP DAN KESEJAHTERAAN PETANI KOPI] Kopi merupakan  minuman  yang sudah tidak asing lagi bagi banyak orang...
28/08/2017

[TREND COFFEE SHOP DAN KESEJAHTERAAN PETANI KOPI]

Kopi merupakan minuman yang sudah tidak asing lagi bagi banyak orang. Konon, minuman ini ditemukan sekitar 3000 tahun yang lalu oleh bangsa ethiopia. Belakangan ini trend kopi semakin berkembang, kalangan penikmat kopi pun semakin beragam. Mulai dari kalangan tua-muda, laki-laki maupun perempuan.

Trend ini didorong p**a oleh kemunculan caffe-caffe yang khusus menjual kopi. Caffe semacam ini dikenal dengan sebutan Coffee Shop. Bahkan perkembangan ini turut juga membuat sebagian orang membangun ‘Coffee Shop’ versi online.

Seperti Faidhan Noe’man pendiri Lumens Coffee yang menilai kopi sudah menjadi sebuah komoditas yang disukai banyak orang.

“Dahulu kopi belum seramai ini. Dahulu saya hanya tahu cara menyeduh kopi secara biasa saja. Sekarang ilmu menyeduh kopi, jenisnya, bagaimana mengeluarkan cita rasa kopi pun beragam”, kata Faidhan.

Berawal dari kesenangannya terhadap kopi, pada tahun 2015 Fai, panggilan akrab pemilik Lumens, menyampaikan filosofi coffee shop-nya.

Lumens merupakan istilah untuk menghitung intensitas cahaya, satuan cahaya. Harapannya, Lumens menjadi cahaya keberkahan bagi semua orang.

Produk Lumens berfokus pada Cold Brew Coffee. Sebuah teknik penyeduhan kopi dengan air yang suhunya mengikuti suhu ruangan. Prosesnya memakan waktu selama 8-12 jam. Teknik seperti ini lebih bisa menjaga keasaman kopi untuk tidak terlalu tinggi. Varian Lumens Coffee diantaranya: Black, Light, Latte.

Konsep yang ditawarkan oleh Lumens Coffee diarahkan untuk pemberdayaan petani kopi. Lumens memiliki visi misi untuk mengembalikan perekonomian rakyat orang muslim agar menjadi mandiri. Sebagaimana awal mula budaya ‘ngopi’ terdahulu, yang digunakan oleh muslim untuk bercerita sambil berbagi.

----------------------------------------------------------
Menjelang perayaan Idul Adha, Rumah Amal Salman mengusung tema yang lain dari tahun-tahun sebelumnya. Adalah Kedai Q. urban, program Qurban yang mengedepankan spirit pemberdayaan untuk masyarakat kecil, khususnya untuk para petani kopi di pelosok negeri.

Daerah petani kopi yang akan menjadi sasaran pemberdayaan di antaranya, Kuningan, Gunung Halu dan Pangalengan. Sedang daerah lainnya, daging qurban akan didistribusikan ke masjid mitra, kampung binaan, daerah rawan aqidah dan jamaah Masjid Salman ITB.

Setiap pembelian hewan qurban di Rumah Amal Salman, Anda berkesempatan mendapat satu Cold Brew Coffee.

Alamat Kantor:
Jl. Gelap Nyawang No. 4, Bandung

Transfer:
Bank Syariah Mandiri 7400-4444-09 a.n Rumah Amal Salman.

Website:
amalberbagi. id


[SECANGKIR KOPI PEMBERDAYAAN DI HARI IDUL ADHA]Siap-siap makan daging, sebentar lagi Hari Raya Idul Adha! Perayaan ini m...
28/08/2017

[SECANGKIR KOPI PEMBERDAYAAN DI HARI IDUL ADHA]

Siap-siap makan daging, sebentar lagi Hari Raya Idul Adha!

Perayaan ini merupakan salah satu hari besar umat Islam yang dirayakan sebagai pucak dari ibadah haji. Mereka yang tidak berhaji pun ikut terciprat berkah. Di hari ini semua saling berbagi. Yang mampu akan berqurban dengan daging sapi, kambing, ataupun unta.

Di Indonesia, dengan penduduk mayoritas muslim, banyak p**a lembaga yang menawarkan program qurban. Tak terkecuali Rumah Amal Salman (RAS)

Namun, ada yang unik dari program qurban Rumah Amal tahun ini. Mengusung nama “Kedai Q.Urban”, program ini akan berlanjut pada pemberdayaan petani kopi. Melihat kopi telah menjadi lifestyle, Riki Ramdani, ketua program tersebut, ingin memperhatikan kesejahteraan para petani kopi.

“Setiap kali saya datang ke perkebunan petani kopi, saya belum pernah disajikan kopi asli buatan mereka,” cerita Riki. ”Saya disuguhkan kopi instan. Memang (tanaman kopi) butuh proses, tapi masa sih mereka enggak kebagian biji kopi hasil olahan sendiri?” ujar Riki, bercerita mengenai pengalamannya saat survei ke beberapa daerah pertanian di Jawa Barat.

Berkaitan dengan Idul Adha, Riki menilai adanya kesempatan untuk terjun ke daerah para penghasil kopi dengan berbagi daging qurban.

“Mereka (petani) rata-rata hanya menjual buahnya. Padahal kalau mau diproses sampai jadi biji kopi, harganya bisa jauh beda” ujar Riki.

Pendampingan akan dilakukan sampai petani bisa mengolah hasil tanaman, hingga mendapat alternatif pasar. Program ini akan dilakukan dengan kerjasama dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Mereka ingin menemukan inovasi teknologi yang dapat memudahkan proses pengolahan ataupun distribusi kopi.

***

Program pendampingan bagi para petani pun dibenarkan oleh Mediane Nurul Fuadah, mahasiswa S2 ITB yang juga tergabung dalam Narakopi. Menurutnya, bantuan yang ditawarkan pada para petani harus berkesinambungan. Bantuan seperti pemberian dana hanya membuat para petani merasa bergantung.

“Empowerment itu kan goalsnya sampai mereka punya power” ujar perempuan yang akrab disapa Ane ini.

Narakopi merupakan kelompok yang dibentuk oleh alumni program Patriot Energi. Mereka yang telah ditempatkan di desa-desa pelosok merasakan kesenjangan antara hulu (para petani) dan hilir (konsumen akhir).

“Di Desa Barumbun Toraja nggak ada sinyal, nggak ada listrik. Jalanan juga masih offroad” cerita Ane. Barumbun merupakan salah satu desa di kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Daerah ini dapat menghasilkan 300 ton kopi pertahun.

Dengan banyaknya permintaan kopi saat ini, ternyata tidak memberi dampak yang besar bagi para petani. Penjualan hasil tanaman kopi biasanya melalui tengkulak dan serangkaian proses lain. Harga petani dan harga pasar jadi jauh berbeda.

“Intinya memang poverty, dan nggak ada infrastruktur. Segalanya jadi kurang. Pendidikan yang paling dekat cuma sampai jenjang SD. Puskesmas jauh, hingga program KB tidak berjalan dengan baik. Sementara pemenuhan gizi cuma mengandalkan tanaman sayur,” tutur Ane.

Ane dan teman-temannya ingin mewujudkan sebuah koperasi kopi yang dapat melakukan perdagangan secara adil. Narakopi pun membuat program pendampingan petani. Mereka menawarkan sebuah prosedur atau SOP pengolahan kopi pada para petani.

Hasilnya akan dibeli oleh Narakopi untuk kemudian dijual di ibukota. Saat ini mereka tengah melakukan pendampingan di dua desa, yaitu Minanga di Mamasa dan Barumbun di Tana Toraja.

Pendampingan petani tak selamanya berjalan mulus. Kurangnya tingkat pendidikan biasanya membuat petani berpikir dengan sederhana, dan tidak ingin mengubah cara mereka selama ini.
“Kalau sudah begitu kita nggak bisa apa-apa. Yang paling manjur adalah saran dari teman mereka kepada mereka sendiri. Jadi kalau ada satu petani yang sudah mau mengolah dengan baik, tunjukan saja hasilnya nanti,” ujar Ane.

Penyelesaian pada masalah hulu tentu perlu diimbangi dengan usaha daerah hilir. Ane menghimbau agar masyarakat bijak dalam membeli kopi. “Belilah kopi dari penjual yang melakukan direct fair trade, bukan hanya untuk mensejahterakan petani tapi juga untuk rasa hormat kita terhadap sesama.”

----------------------------------------------------------------

Mari Berqurban di Rumah Amal Salman Salman "Berdayakan Petani Kopi di Pelosok Negeri"

Hubungi :
0811-222-8333


[AWAS! DAGING QURBAN BISA HARAM]Menjelang perayaan Idul Adha, ada saja penjual hewan qurban yang berbuat curang.  Berdas...
27/08/2017

[AWAS! DAGING QURBAN BISA HARAM]

Menjelang perayaan Idul Adha, ada saja penjual hewan qurban yang berbuat curang. Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No. 114 tahun 2014 tentang Pemotongan Hewan Qurban, keamanan hewan qurban menjadi salah satu perhatian. Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat mengemukakan akan menindak tegas penjual hewan qurban yang menjual hewan dalam kondisi cacat, sakit atau tindakan curang lainnya.

Selain itu, kehalalan dan kethoyiban suatu hewan juga harus diperhatikan. Mengacu pada pernyataan tadi, Pengurus Pusat Halal Salman ITB, Saepul Adnan menemukan permasalahan berkaitan hewan qurban sampai pendistribusian. Di antaranya, masih saja ada hewan qurban yang di jual dan disembelih belum cukup umur. Hewan dalam kondisi sakit pun dipaksakan disembelih dan pendistribusian tidak memenuhi konsep Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

Bisa kita bayangkan, jika dari proses pemilihan dan penyembelihan saja tidak sesuai dengan syariat Islam, tanpa kita sadari kita sudah mengkonsumsi bangkai dan itu haram.

Ada beberapa tips yang bisa menjadi perhatian untuk Anda agar tidak terjebak mengkonsumsi bangkai.

1. Kriteria Hewan Qurban yang layak untuk disembelih
a. Sehat berdasarkan pemeriksaan ante mortem (jelas kematian hewan)
b. Tidak cacat fisiknya: pecak, pincang, putus ekornya, putus telinganya, dan yang pecah tanduknya.
c. Hewan berumur dua tahun lebih.
d. Jantan (tidak dikebiri, buah z***r lengkap dan bentuk simetris).

2. Proses Penyembelihan Halal
a. Hewan direbahkan pada bagian sisi kiri dengan kepala menghadap kearah kiblat.
b. Membaca basmallah ketika akan menyembelih.
c. Hewan disembelihan di lehernya dengan sekali gerakan tanpa mengangkat pisau dari leher dengan memutus/memotong tiga saluran yaitu: Saluran nafas (trakea/hulqum), Saluran makanan (oesophagus/mar’i), Pembuluh darah (wadajain)

3. Memenuhi Kriteria ASUH
a. Aman: Tidak mengandung bibit penyakit, racun (toksin), mikotoksin, residu obat dan hormon, cemaran logam berat, cemaran pestisida, cemaran zat berbahaya serta bahan-bahan/unsur-unsur lain yang dapat menyebabkan penyakit dan mengganggu kesehatan manusia.
b. Sehat: Mengandung zat-zat yang berguna bagi kesehatan dan pertumbuhan tubuh.
c. Utuh : Tidak dicampur dengan bagian lain dari hewan tersebut atau bagian dari luar selain yang dinyatakan dalam keterangan produk.
d. Halal : Hewan disembelih dan ditangani sesuai dengan syari`at agama Islam.

Nah, harus berhati-hati ya, jangan sampai niatan makan daging qurban karena tidak tahu standar halal dan thoyib, kita malah makan bangkai. Naudzubillah.

Informasi Program Kedai Qurban, kunjungi www.amalberbagi.id, atau hubungi call center Rumah Amal 0811-222-8333

[IDUL ADHA TANPA DAGING QURBAN???]Tentu tidak membahagiakan, ketika Idul Adha dirayakan tanpa daging qurban.Lalu, bagaim...
26/08/2017

[IDUL ADHA TANPA DAGING QURBAN???]

Tentu tidak membahagiakan, ketika Idul Adha dirayakan tanpa daging qurban.

Lalu, bagaimana agar masjid kita dapat membagikan daging kurban kepada jamaah?

Daftarkan segera masjid Anda ke Satgas Idul Adha Bandung Raya untuk mendapatkan daging qurban!

Format Pendaftaran >>> Nama Masjid_Alamat Masjid_Nama DKM_No. Hp DKM_Foto Masjid

Kirim ke 0856 5927 5411 (Demaz Hadi/Satgas Idul Adha Bdg Raya).

Batas pendaftaran sampai dengan hari Senin, 28 Agustus 2017.

Mari rayakan Idul Adha dengan kebahagiaan menyantap daging qurban.



Secangkir kopi pagi ini sangat menggoda. Hangat, pekat dan dekat. Seperti kerinduan kepada keluarga yang tidak pernah ad...
26/08/2017

Secangkir kopi pagi ini sangat menggoda. Hangat, pekat dan dekat. Seperti kerinduan kepada keluarga yang tidak pernah ada habisnya.

Selamat pagi, Selamat Berbagi



Tahukah kamu? Kopi pertama kali dikenal sebagai minuman pada awal abad ke-9. Kebiasaan masyarakat  dahulu meminum kopi b...
25/08/2017

Tahukah kamu?

Kopi pertama kali dikenal sebagai minuman pada awal abad ke-9. Kebiasaan masyarakat dahulu meminum kopi berkembang ke hampir semua wilayah Timur Tengah dan pada abad ke-13, telah sampai ke wilayah Turki. Ngopi biasa dijadikan teman untuk berdiskusi. Mulai dari obrolan politik hingga masalah dakwah dalam kehidupan sehari-hari.

Rumah Amal Salman bersama Lumens mengajak Anda untuk "Ngopi Bareng" di Selasar Masjid Salman hingga menjelang Ashar nanti yaa.

Untuk Anda yang ingin bertanya tentang qurban, kami siap melayani.

Datang saja ke kantor Rumah Amal Salman Jl. Gelap Nyawang no. 4, Bandung
atau transfer ke Bank Syariah Mandiri 7400 4444 09 a.n Yayasan Rumah Amal Salman


Assalamualaikum,  Jumat Berkah  😊Kurang dari seminggu lagi umat Islam akan merayakan Idul Adha. Salah satu hari besar di...
25/08/2017

Assalamualaikum, Jumat Berkah 😊

Kurang dari seminggu lagi umat Islam akan merayakan Idul Adha. Salah satu hari besar di Islam yang juga identik dengan ibadah berqurban.

Ngomong-ngomong tentang qurban,
Rumah Amal Salman bersama Lumens buka booth lagi nih di Selasar Kopi Masjid Salman. Setiap Jumat Pukul 10.00 -14.00 WIB.

Anda juga bisa bertanya seputar qurban dan konsep pemberdayaan petani kopi yaa

Yuks ramaikan qurban sambil ngopi-di booth Rumah Amal Salman



[Ngopi Dulu]Jika kita melihat orang lain dalam kesulitan, mungkin bukan orang itu yang sedang Allah uji, melainkan kita....
24/08/2017

[Ngopi Dulu]

Jika kita melihat orang lain dalam kesulitan, mungkin bukan orang itu yang sedang Allah uji, melainkan kita.
"Akahkah hati kita tergerak untuk menolongnya?"



Address

Jalan Gelap Nyawang No. 7
Bandung
40133

Opening Hours

Monday 07:00 - 18:00
Tuesday 07:00 - 18:00
Wednesday 07:00 - 18:00
Thursday 07:00 - 18:00
Friday 07:00 - 18:00
Saturday 07:00 - 18:00
Sunday 09:00 - 18:00

Telephone

08112228333

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when AyoQurban posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category