Agil Lovebird Farm

Agil Lovebird Farm Menyediakan Lovebird Jodoan, Dewasa siapan, Paud, dan anakan, serta menyediakan jenis burung lainnya

31/05/2026

Nikmati Prosesnya

30/05/2026

Gantang Sore

28/05/2026

Jemur Pagi dulu Boss

27/05/2026

Menghirup udara pagi

19/05/2026

Menikmati Embun Pagi

Ini jangan atau betina Boss?
17/05/2026

Ini jangan atau betina Boss?

16/05/2026

Burung kacamata atau burung pleci merupakan sebutan untuk burung yang termasuk kedalam famili Zosteropidae. Berdasarkan kajian filogeni terbaru, bisa jadi kelompok ini merupakan bagian dari famili Timaliidae.[1] Kelompok ini memiliki jumlah anggota terbesar. Mereka terjadi di ranah Afrotropis, Indomalaya, dan Australasia. Spesies dalam kelompok ini bervariasi struktural lidahnya.
Panjang tubuhnya (dari ujung paruh hingga ujung ekor) berkisar antara 8–15 cm. Ciri yang paling jelas adalah adanya lingkaran (garis) putih yang mengelilingi mata, meskipun ada beberapa jenisnya yang tidak memilikinya. Nama marganya berasal dari kata Yunani zosterops, yang berarti ”sabuk mata”. burung kacamata pada umumnya hidup berkelompok, setiap kelompok bisa terdiri dari lebih 4 burung kacamata. untuk membedakan antara burung jantan dan betina biasanya dengan melihat bentuk ekor dan juga tebal / tipisnya kacamata yang terdapat di sekitar mata burung tersebut.
sebelumnya atricapillus
Kacamata belukar, Zosterops everetti
Kacamata kekuningan, Zosterops nigrorum
Kacamata gunung, Zosterops montanus
Kacamata Pulau Christmas, Zosterops natalis
Kacamata Jawa, Zosterops flavus
Kacamata laut, Zosterops chloris
Kacamata limau, Zosterops citrinella - sebelumnya citrinellus
Kacamata Kai, Zosterops grayi
Kacamata Tual, Zosterops uropygialis
Kacamata Sulawesi, Zosterops consobrinorum
Kacamata Makasar, Zosterops anomalus
Kacamata Wallacea, Zosterops wallacei
Kacamata dahi-hitam, Zosterops atrifrons
Kacamata Sangihe, Zosterops nehrkorni
Opior dwiwarna (kacamata Seram), Zosterops stalkeri – kadang-kadang dimasukkan ke dalam genus Tephrozosterops
Kacamata Halmahera, Zosterops atriceps
Kacamata kecil, Zosterops minor
Kacamata Tagula, Zosterops meeki
Kacamata kepala-hitam, Zosterops hypoxanthus
Kacamata Biak, Zosterops mysorensis
Kacamata Arfak, Zosterops fuscicapilla – sebelumnya fuscicapillus
Kacamata Buru, Zosterops buruensis
Kacamata Ambon, Zosterops kuehni
Kacamata Papua, Zosterops novaeguineae
Kacamata-kuning Australia, Zosterops luteus
Kacamata pulau, Zosterops griseotinctus
Kacamata Rennell, Zosterops rennellianus
Kacamata belang, Zosterops vellalavella
Kacamata Ranongga, Zosterops splendidus
Kacamata Ghizo, Zosterops luteirostris
Kacamata Solomon, Zosterops kulambangrae
Kacamata Murphy, Zosterops murphyi
Kacamata tenggorokan-kuning, Zosterops metcalfii
Kacamata tenggorokan-kelabu, Zosterops rendovae
Kacamata Malaita, Zosterops stresemanni
Kacamata Santa Cruz, Zosterops santaecrucis
Silvereye, Zosterops lateralis
Lord Howe Silvereye, Zosterops (lateralis) tephropleurus – sebelumnya tephropleurus
Lord Howe White-eye, Zosterops strenuus - sebelumnya strenua; punah (lk. 1918)
Kacamata paruh-ramping, Zosterops tenuirostris
Kacamata leher-putih, Zosterops albogularis
Kacamata Lifou besar, Zosterops inornatus
Layard's White-eye, Zosterops explorator
Kacamata dahi-kuning, Zosterops flavifrons
Kacamata punggung-hijau, Zosterops xanthochroa – sebelumnya xanthochrous
Kacamata Lifou kecil, Zosterops minutus
Kacamata Samoa, Zosterops samoensis
Dusky White-eye, Zosterops finschii
Kacamata kecoklatan, Zosterops cinereus
Kacamata-zaitun Yap, Zosterops oleagineus – kadang-kadang ditempatkan dalam marga Rukia (R. oleaginea)
Kacamata Togian, Zosterops somadikartai – baru dideskripsi tahun 2008

(Sumber: Wikipedia)

CARA MERAWAT BURUNG KENARIBurung kenari adalah burung berwarna cerah dan senang bersosialisasi yang berasal dari Kepulau...
15/05/2026

CARA MERAWAT BURUNG KENARI

Burung kenari adalah burung berwarna cerah dan senang bersosialisasi yang berasal dari Kepulauan Canaria. Kuat dan mudah dirawat, spesies ini biasanya hidup selama 10-15 tahun dan dikenal dapat mencapai usia 20 tahun. Dengan pengetahuan dasar mengenai perawatan burung kenari, Anda bisa membangun hubungan yang baik dan bertahan lama dengan hewan ramah ini.

1. Beli kandang berukuran besar.
Burung kenari senang terbang dari satu ujung ke ujung lainnya sehingga penting bagi Anda untuk menyediakan kandang yang memanjang (dan tidak harus tinggi). Untuk satu ekor burung, pilih kandang dengan tinggi minimal 40 sentimeter dan panjang sekitar 75-80 sentimeter. Makin besar dimensi kandang, makin baik bagi burung kenari.
Pastikan lokasi penempatan kandang mendapatkan cahaya dan ventilasi yang baik, tanpa terkena angin atau aliran udara yang kencang. Kandang juga perlu ditempatkan jauh dari pintu dan jendela yang memungkinkan masuknya cahaya matahari langsung karena suhu di area tersebut akan menjadi terlalu panas bagi burung. Untuk memberikan rasa aman yang lebih besar bagi burung, posisikan kandang di dekat dinding.
Gantungkan kandang atau tempatkan di atas penopang agar kandang berada sekitar 1,8 meter di atas lantai.

2. Pasang tenggeran.
Beli dahan kayu alami sebagai tenggeran untuk dipasang di kandang dari toko perlengkapan hewan peliharaan. Pilih beberapa tenggeran dengan diameter yang berbeda untuk memberikan keragaman dalam pengalaman si burung. Karena burung kenari senang terbang secara horizontal, dan bukan naik turun, tempatkan tenggeran di sisi-sisi kandang yang saling berseberangan.
Beberapa burung juga senang berayun. Jika Anda membeli ayunan, pastikan ayunan pun dipasang di salah satu sisi kandang. Jangan sampai ayunan menghalangi arah terbang burung saat melintasi kandang.[1]

3. Bersihkan kandang secara teratur.
Alasi kandang dengan kertas polos (mis. kertas daging). Setiap hari, ganti kertas dan bersihkan mangkuk air dan makanan burung. Seminggu sekali, gunakan sabun dan air atau produk disinfektan kandang untuk membersihkan kandang secara menyeluruh. Jangan gunakan pemutih saat membersihkan kandang.
Pembersihan kandang adalah prosedur yang sangat penting. Kandang yang kotor membuat burung rentan terjangkit penyakit.

4. Sediakan air secara berkala. Burung kenari bisa mati setelah 24 jam tanpa air. Anda harus menyediakan mangkuk air besar di kandang yang diisi ulang secara berkala. Air keran atau sumur bisa menjadi pilihan yang baik untuk burung kenari. Namun, jika Anda tahu bahwa kualitas air keran atau sumur di daerah Anda buruk, coba gunakan air mineral (botolan).

5. Berikan pelet untuk burung.
Pelet merupakan jenis makanan pengganti biji-bijian yang lebih dis**ai karena diformulasikan dengan protein dan vitamin tambahan yang dibutuhkan burung kenari. Namun, jika sejak kecil burung tidak diberi pelet, ada kemungkinan ia enggan memakannya. Anda bisa mengubah jenis makanannya dari biji-bijian menjadi pelet, tetapi lakukan perubahan secara perlahan dan hati-hati.
Jika Anda ingin melakukan transisi pada jenis makanan untuk burung, sajikan sedikit pelet bersama biji-bijian dan secara perlahan (dalam waktu 4-8 minggu), kurangi takaran biji-bijian dan perbanyakan takaran pelet. Jika burung masih enggan memakan pelet, jangan berhenti memberinya biji-bijian.[2]

6. Berikan biji-bijian untuk burung. Meskipun bukan merupakan sumber nutrisi terbaik, biji-bijian mungkin menjadi jenis makanan kes**aan burung kenari. Berikan ia campuran biji-bijian yang diformulasikan untuk burung kenari dari toko perlengkapan hewan peliharaan. Sajikan sekitar satu sendok teh biji-bijian per hari. Burung kenari biasanya tidak makan secara berlebihan sehingga Anda bisa memberinya porsi yang sedikit lebih banyak jika memang perlu.

7. Sediakan buah-buahan dan sayuran.
Sekitar 20-25% makanan harian burung kenari mencakup buah-buahan dan sayuran. Setiap hari, cuci dan potong buah-buahan dan sayuran menjadi potongan yang sangat kecil. Sajikan setiap buah dan sayuran dengan porsi kurang dari satu sendok teh dalam mangkuk terpisah. Ganti jenis buah dan sayuran yang diberikan untuk burung secara berkala.
Avokad beracun bagi burung kenari. Sementara itu, selada tidak memberikan nutrisi yang cukup.
Jenis buah dan sayuran yang baik bagi burung kenari mencakup apel, aprikot, asparagus, pisang, bit, bluberi, brokoli, kubis brussel, kol, blewah, wortel, daun wortel, kelapa, jagung, kurma, ara, anggur, grapefruit, kubis keriting, kiwi, melon, mangga, nektarina (nectarine), jeruk, pepaya, parsnip, persik, pir, kacang polong, paprika, nanas, prem, delima, labu merah, rasberi, bayam, squash, stroberi, ubi, tomat, dan zukini.[3]

8. Berikan asupan protein pada burung.
Jika burung memakan biji-bijian, ada kemungkinan ia tidak mendapatkan asupan protein yang cukup. Salah satu langkah tepat untuk menyokong kebutuhan proteinnya adalah memberinya telur yang sudah direbus selama 15-20 menit. Biarkan telur dingin setelahnya, kemudian potong kecil-kecil dan sajikan dalam wadah, dua kali seminggu.
Telur cepat membusuk. Buang sisa telur sekitar 4-5 jam setelah dimasukkan ke dalam kandang.

9. Sediakan hiburan.
Mainan atau ayunan di dalam kandang dapat membuat burung terhibur. Namun, burung kenari tidak begitu tertarik bermain dengan mainan dibandingkan spesies burung lain. Satu buah mainan biasanya sudah cukup. Mainan yang diberikan dalam jumlah banyak justru membuat kandang berantakan dan menyulitkan burung untuk terbang. Kemudahan dan kenyamanan terbang burung kenari perlu menjadi prioritas utama Anda.
Di alam bebas, burung kenari senang berguling di rumput yang lembap. Anda bisa menempatkan daun randa tapak (dandelion) atau rumput lembap di lantai kandang sebagai pengalih perhatian yang mengasyikkan untuk burung.

10. Mandikan burung.
Biasanya, burung bisa merawat dan membersihkan dirinya sendiri. Anda hanya perlu menyediakan mangkuk atau wadah pendek berisi air hangat. Tempatkan wadah di lantai kandang, jauh dari tenggeran burung. Pot atau wadah plastik pendek dapat menjadi pilihan yang ideal. Bersihkan mangkuk atau wadah tersebut setiap hari.

11. Potong kuku burung.
Kuku burung kenari perlu dipotong sekitar dua kali setahun untuk menjaga kesehatannya. Namun, di dalam kuku burung terdapat pembuluh darah yang, jika terpotong, bisa menyebabkan pendarahan parah dan berpotensi fatal. Oleh karena itu, berkonsultasilah dengan dokter hewan mengenai teknik pemotongan kuku yang tepat.[4]

12. Tutupi kandang burung di malam hari.
Burung kenari lebih senang tidur dalam kondisi gelap. Jika terdapat suara atau cahaya dari luar yang masuk ke rumah, tutup kandang dengan handuk atau selimut di malam hari agar burung dapat tidur.

13. Perhatikan tanda-tanda penyakit pada burung Anda.
Burung kenari adalah spesies yang ceria dan menyenangkan. Namun, amati tanda-tanda penyakit yang ada agar Anda bisa segera membawanya ke dokter hewan jika terjadi masalah kesehatan. Waspadalah jika burung tiba-tiba kehilangan nafsu makan atau mengalami penurunan berat badan dengan cepat.
Tanda-tanda penyakit lain mencakup kotoran yang tidak berwarna hitam atau putih, sesak napas, lesu, kerontokan bulu secara tiba-tiba, dan bulu yang kusut.
Jika burung tampak menyelimuti dirinya dengan bulu-bulunya dalam jangka waktu yang lama, ada kemungkinan ia merasa kedinginan. Jika ia menjauhkan sayapnya dari tubuh dan kakinya, ada kemungkinan ia kepanasan. Burung kenari menyukai suhu antara 16-21 derajat Celsius.

(Sumber: id.wikihow.com)

14/05/2026

Sarapan pagi dulu

Celepuk adalah tipikal burung hantu (famili Strigidae) yang sebagian besar milik genus Otus. Diketahui sekitar 45 spesie...
13/05/2026

Celepuk adalah tipikal burung hantu (famili Strigidae) yang sebagian besar milik genus Otus. Diketahui sekitar 45 spesies hidup, tetapi yang baru sering diakui dan yang tidak diketahui masih ditemukan setiap tahun, terutama di Indonesia. Untuk sebagian besar pada abad ke-20, genus ini termasuk Burung hantu pekik Amerika, yang sekarang dipisahkan lagi dalam Megascops berdasarkan pada kisaran data perilaku, biogeografis, morfologis dan urutan DNA. Otus adalah genus burung hantu terbesar dalam hal jumlah spesies.
Celepuk dalam pengertian modern terbatas pada Dunia Lama. Satu spesies Amerika Utara, Burung hantu Flamulasi, sementara waktu ditempatkan di Otus dan sekarang telah dipindahkan ke genus monotipiknya sendiri. Lihat bawah untuk detailnya.

Biasanya untuk spesies burung hantu, burung hantu betina biasanya lebih besar daripada jantannya, dengan burung hantu dari kedua jenis kelamin sama dalam ukuran dan bentuk. Semua burung dalam genus ini kecil dan lincah. Celepuk memiliki berbagai warna bulu yakni kecoklatan, kadang-kadang dengan bagian bawah dan / atau wajah yang lebih terang, yang membantu untuk berkamuflase mereka terhadap kulit pohon. Beberapa di antaranya polimorfik, terjadi dalam morfis keabu-abuan dan kemerahan-cokelat.
Burung hantu berburu dari tempat bertengger di lanskap semi-terbuka. Mereka lebih s**a daerah yang berisi pohon-pohon tua dengan lubang; ini adalah rumah bagi mangsa mereka yang meliputi serangga, reptil, mamalia kecil seperti kelelawar dan tikus dan burung kecil lainnya. Burung hantu juga akan memakan cacing tanah, amfibi dan invertebrata air.[1] Burung hantu memiliki indera pendengaran yang baik yang membantu mereka menemukan mangsanya di habitat apa pun. Mereka juga memiliki cakar raptor yang berkembang baik dan paruh melengkung, keduanya digunakan untuk merobek mangsa mereka menjadi potongan-potongan yang cukup kecil untuk ditelan dengan mudah.
Celepuk merupakan burung soliter. Sebagian besar spesies bertelur dan mengerami telurnya di dalam lubang yang awalnya dibuat oleh hewan lain. Selama masa inkubasi, jantan akan memberi makan betina. Burung-burung ini monogami, dengan perawatan biparental, dan hanya menghasilkan seekor burung hantu muda dewasa. Kebanyakan burung hantu yang muda adalah altricial hingga semialtricial.

Berbeda dengan burung hantu pekik, celepuk hanya memiliki satu jenis panggilan. Ini terdiri dari serangkaian peluit atau teriakan bernada tinggi, diberikan dengan frekuensi 4 panggilan per detik atau kurang, atau dari peluit tunggal berlarut. Panggilan sangat berbeda antara spesies dalam jenis dan nada, dan di lapangan sering merupakan indikasi pertama keberadaan burung-burung ini, serta cara yang paling dapat diandalkan untuk membedakan antara spesies. Beberapa, seperti yang baru-baru ini dijelaskan Celepuk serendib (Otus thilohoffmanni), ditemukan karena vokalisasi mereka tidak dikenal oleh para pakar panggilan burung.
Nama genus berasal dari Latin otus untuk burung hantu bertelinga.[2] Karena perselisihan nomenclatorial, nama genus Scop tidak digunakan oleh scop atau celepuk (ketika hanya beberapa spesies diketahui dan ditempatkan bersama), atau oleh jenis lain. Pada 1760, Mathurin Jacques Brisson telah menetapkan genus Scopus untuk hammerkop, seekor burung aneh Afrika. Paul Möhring pada tahun 1758 sudah menggunakan nama 'Scops' untuk burung ini, dan percaya bahwa nama ini valid Morten Thrane Brünnich menggantikan Scopus dengan itu pada 1772. Celepuk dan burung hantu pekik, yang ditempatkan di Otus oleh Thomas Pennant pada 1769 (karena ia juga percaya bahwa Scop Moehring valid) dipindahkan ke Scops oleh oleh Marie Jules César Savigny pada tahun 1809. Lorenz Oken pada tahun 1817 mengubah ini menjadi Scopus, juga di bawah kesan bahwa Scops adalah nama valid yang lama untuk hammerkop.[3]
Namun, nama-nama yang ditetapkan oleh Moehring sebelum tanggal mulai resmi nomenklatur linnean dalam zoologi sebagaimana diatur oleh ICZN, yaitu 31 Desember 1758 - hari terakhir tahun di mana edisi ke-10 Linn's Systema Naturae diterbitkan. Oleh karena itu, Scopus yang didirikan oleh Brisson memang merupakan nama generik yang sah dari hammerkop, dan penggunaan sah pertama Scop pada tahun 1772 oleh Brünnich - yang menurut aturan modern nomenklatur zoologi tidak dapat dibenarkan, sebagai nama yang dia yakini untuk dipulihkan, secara teknis tidak pernah valid.
(Sumber: Wikipedia)

Address

Jalan Pasir Impun Barat No. 66
Bandung
40194

Telephone

+6281320360300

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Agil Lovebird Farm posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category