14/03/2018
JERUK DEKOPON
Jeruk dekopon berasal dari Jepang. Sebenarnya, nama asli jeruk dekopon adalah Shiranui. Di Jepang sendiri, shiranui diberi nama sesuai daerah tanamnya. Misalnya, Shiranui dari prefektur Ehime bermerk himepon. Kalau jeruk shiranui merk Dekopon, asalnya dari prefektur Kumamoto. Jadi bisa dibilang dekopon adalah nama merk dagang. Namun lama kelamaan nama dekopon lebih familiar di telinga orang Indonesia.
Kelebihan jeruk dekopon lainnya adalah pertumbuhannya yang cepat, terutama bila dirangsang dengan media tanam, pupuk, dan zpt yang sesuai. Jeruk dekopon sendiri tergolong genjah, alias cepat berbuah. Dalam satu atau dua tahun sejak menjadi bibit, biasanya sudah berbuah.
Menanam Jeruk Dekopon di Dataran Rendah
Jeruk dekopon di dataran rendah dapat ditanam di polybag berukuran 50 liter. Media tanam yang digunakan adalah tanah, pupuk kandang, dan sekam mentah dengan rasio 1 : 1 : 1. Selain itu diberikan p**a dua sendok makan pupuk NPK dengan rasio 15:15:15 dalam 20 liter air. Larutan itu disiramkan ke tanaman tiap pekan.
Berikan juga pupuk organik cair, dengan tingkat konsentrasi 10 cc per 20 liter air. Jeruk dekopon akan mulai belajar berbunga saat memasuki usia 9 bulan. Namun di usia ini, bunga rentan mengalami kerontokan. Untuk mencegah kerontokan bunga, Anda bisa menyemprotkan larutan pupuk dengan kandungan kalium, potasium, dan nitrat.
Apabila bunga ini kemudian mulai menjadi buah, maka berikan kembali pupuk NPK dan organik cair tiap dua minggu sekali.
Kelak, Anda akan memperoleh jeruk dekopon dataran rendah dengan tekstur keriput, warna daging buah yang pucat dan sedikit kering, namun rasanya lebih manis. Ini berbeda dengan jeruk dekopon dataran tinggi yang manis dengan ada sedikit rasa asam.
Namun meski penampilan yang tidak semewah jeruk dekopon dataran tinggi, jeruk dekopon manis lebih diincar banyak konsumen. Sehingga, apabila Anda tertarik menanam dekopon untuk dijual, Anda bisa mencobanya.
Selain itu sebenarnya ada cara agar kulit jeruk Anda lebih halus. Caranya adalah saat pohon jeruk Anda mulai berbuah, bungkuslah dengan kain berwarna biru muda. Ini juga dilakukan sebagai cara untuk melindungi jeruk dari hama lalat buah.
Meski jeruk dekopon dapat berbuah lebat dan banyak, ada juga produsen yang fokus pada jeruk dekopon berukuran jumbo. Cara mendapatkan jeruk dekopon berukuran jumbo adalah dengan memastikan hanya ada satu buah jeruk untuk satu dompol. Dengan demikian, nutrisi yang dialirkan hanya terfokus pada satu buah.
Namun apabila Anda ingin jeruk dekopon ini berbuah, sebaiknya dilihat juga ukuran dan kekuatan batang penopang jeruk. Jeruk yang berukuran besar dan bisa mencapai satu kilo bisa membuat batang jeruk melengkung atau malah bisa patah.
Sebaiknya, dipangkas dulu saat masih berupa bunga. Pada pohon muda, bunga dan buah akan mengganggu aliran nutrisi ke seluruh bagian tanaman.
Selain ditanam di lahan, jeruk dekopon juga bisa ditanam di dataran rendah. Adapun caranya adalah sebagai berikut.
Jeruk Dekopon Tabulampot
Sebelum mulai menanam jeruk dekopon di dalam pot, siapkan dulu pot dan media tanamnya. Media tanam terdiri dari sekam, pupuk kandang fermentasi, dan tanah humus. Rasio media tanam ini adalah 3:3:4. Sementara untuk wadah atau potnya dapat menggunakan pot berkapasitas minimal 75 liter.
Memasukkan media tanam ke dalam pot
Sebelum pot diisi media tanam, berikan lapisan styrofoam di dasar pot. Pecah-pecah lapisan ini hingga setebal 5 cm. Apabila tidak ada, Anda juga bisa menggunakan pecahan genteng. Ini bertujuan agar lubang air di bawah pot tidak tersumbat media tanam.
Masukkan media tanam hingga setengah wadah. Setelahnya, tanam bibit jeruk dekopon, lalu tutup media hingga penuh. Perlu diingat, posisi bibit harus di tengah dan tegak.
Perawatan dekopon tabulampot
Saat bibit mulai tumbuh daun, sanggahlah batang bibit ini dengan ajir. Ini karena akar-akar dekopon masih kecil dan pendek, apalagi bila Anda memperoleh bibit dari hasil okulasi. Sesuaikan saja ukuran ajir dengan tinggi bibit.
Termasuk dalam perawatan adalah penyiraman sehari sekali. Semprotkan fungisida secara berkala, dan berikan juga pupuk tiap tiga bulan sekali. Selain itu, pangkaslah tanaman secara rutin. Apabila pohon masih muda, sebaiknya tidak perlu berbunga atau berbuah dulu, karena batangnya masih tergolong kecil.
Selain itu, perlu diperhatikan juga serangga-serangga yang biasa menjadi hama dari jeruk dekopon. Hama yang kerap menjadi pengganggu jeruk dekopon adalah kutu loncat, tungau, kutu daun, pengerek, dan ulat daun. Apabila hama-hama ini mulai bermunculan, semprotkan Insektisida hayati ANTILAT sekitar 4-5 hari sekali, dengan dosis 4 tutup botol per 17 liter air.
Apakah Anda berminat menanam jeruk dekopon?
Untuk bibitnya, harga bibit jeruk dekopon yang berusia 4 sampai 6 bulan adalah sekitar Rp 45 ribu/bibit. Penjual dekopon sendiri mengaku dapat menjual hingga 500 kg jeruk dekopon dalam sekali panen. Bila dijual, satu kilo jeruk dekopon bisa mencapai 50 hingga 60 ribu.